09 Feb 2026 AdminGeo Post Dibaca 12 kali

Prodi Pendidikan Geografi FKIP Unkhair Terima Pendampingan Penyusunan LED Borang Akreditasi LAMDIK 2.0

Prodi Pendidikan Geografi FKIP Unkhair Terima Pendampingan Penyusunan LED Borang Akreditasi LAMDIK 2.0

Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun, menggelar kegiatan pendampingan penyusunan Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Borang Akreditasi LAMDIK 2.0. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Khusna Arif, M.Sc., dosen Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Khairun yang pernah menjabat sebagai Ketua Tim Borang Akreditasi Kimia. Beliau telah berhasil mengantarkan Prodi Pendidikan Kimia meraih predikat Akreditasi Unggul pada LED Borang 1.0, sehingga pengalaman dan strateginya sangat dinantikan oleh tim akreditasi Prodi Pendidikan Geografi.

Dalam pendampingan yang berlangsung di ruang rapat Prodi Pendidikan Geografi ini, Dr. Khusna Arif, M.Sc. memaparkan berbagai tips dan trik dalam menyusun LED dan Borang LAMDIK 2.0. Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain: pentingnya pemahaman terhadap 9 kriteria akreditasi LAMDIK, cara menyajikan data dan bukti kinerja secara sistematis dan terintegrasi, strategi menulis analisis dan refleksi yang tajam, serta teknik menyusun rencana pengembangan ke depan yang realistis dan terukur. Beliau juga menekankan bahwa kunci keberhasilan akreditasi terletak pada kerja sama tim, konsistensi dalam pendataan, serta kejujuran dalam penyajian informasi.

Ketua Prodi Pendidikan Geografi menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kesediaan Dr. Khusna Arif, M.Sc. berbagi ilmu dan pengalaman. "Kami sangat bersyukur mendapat pendampingan dari narasumber yang telah membuktikan keberhasilannya meraih akreditasi unggul. Tips dan motivasi yang diberikan akan menjadi bekal berharga bagi tim kami dalam menyusun LED Borang LAMDIK 2.0," ujarnya. Dengan adanya pendampingan ini, Prodi Pendidikan Geografi berkomitmen untuk segera menyusun dokumen akreditasi secara lebih terstruktur dan optimal, menargetkan peningkatan predikat akreditasi pada asesmen berikutnya.