Pelepasan Mahasiswa MBKM Program Studi Pendidikan Geografi, Universitas Khairun.

Pelepasan mahasiswa MBKM Program Studi Pendidikan Geografi dilakukan di aula mini, pukul 14.00 WIT.  Peserta MBKM kali ini berjumlah 34 orang yang tersebar di 3 semester berbeda. Bentuk kegiatan yang diikuti oleh peserta MBKM adalah Asistensi mengajar di SMA/SMK yang berada di weda, dan magang di beberapa instansi seperti Stasiun Meteorologi kelas 1 Sultan  Babullah Ternate, Bapelitbangda Kota Ternate dan Tidore. Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung selama 4 bulan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat berupa pengetahuan, ketrampilan dan kerjasama tim yang nyata kepada mahasiswa.

Family Gathering Program Studi Pendidikan Geografi

Program studi pendidikan geografi melakukan Family Gathering di pulau maitara. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mempererat hubungan silaturahmi diantara para dosen. Moda transportasi yang digunakan adalah kapal kayu. Bertolak dari pelabuhan perikanan pukul 11.00 WIT hingga kembali lagi ke ternate pukul 16.00 WIT. Acara makan bersama, beberapa games kecil, hingga mandi dan ngopi/ngeteh bersama. Senda gurau terdengar selama Family Gathering berlangsung.

Pengabdian Kepada Masyarakat di SMA Negeri 5 Kota Ternate

Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim dosen program studi pendidikan geografi bertempat di SMA 5 Kota Ternate. Tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah “pengenalan pembelajaran LOC-R (Literasi,Orientasi, kolaborasi,dan Refleksi). Alasan kuat mengapa tema ini diusung yaitu tingkat literasi dan numerasi siswa/peserta didik yang rendah berdasarkan hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA) 2018 yang diterbitkan pada maret 2019. PISA merupakan survei evaluasi sistem pendidikan di dunia yang mengukur kinerja siswa kelas pendidikan menengah. Penilaian ini dilakukan setiap tiga tahun sekali dan dibagi menjadi tiga poin utama, yaitu literasi, matematika, dan sains. Menurut narasumber “Hernita Pasongli, M.Pd” ini adalah tugas dan tanggung jawab kita sebagai pendidik untuk memperbaiki hal tersebut. Saya sendiri Merasa Model pembelajaran ini sangat relevan untuk mengatasi permasalahan pembelajaran di sekolah sehingga kedepannya hasil Survei PISA kita bisa naik/meningkat di tahun 2024 nanti. Maka dengan model pembelajaran LOC-R, saya harap generasi yang kita didik akan lebih gemar dalam Literasi baik Sains, teknologi dan matematika, tandasnya.

SEMINAR PROPOSAL PKUPT di Aula Mini FKIP

Universitas mengucurkan dana yang dialokasikan untuk meningkatkan sumberdaya manusia dan mendukung para dosen melaksanakan tridharma perguruan tinggi melalui skema PKUPT. Pendanaan Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PKUPT), dilakukan dalam format hibah bersaing tingkat universitas, sehingga tidak semua dosen mendapat kesempatan ini. Di program studi pendididika geografi terdapat setidaknya 6 dosen yang lolos hingga tahap pendanaan dan melakukan seminar proposal secara terbuka bertempat di Aula mini FKIP. Penelitian yang dilakukan rata-rata dalam scope pendidikan.

Pengenalan Alat-Alat yang ada di Laboratorium Geografi

Pengenalan Alat-Alat Laboratorium Geografi oleh Ketua Laboratorium, Tamrin Robo, S.Pd., M.Sc. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka sosialisasi dan pengenalan alat secara luas kepada mahasiswa. Sasaran dari kegiatan ini adalah mahasiswa semester rendah yaitu (2 dan 4). Selama pandemi COVID-19, kegiatan perkuliahan dilakukan 80 persen dilakukan secara daring, kegiatan praktikum dihentikan untuk mencegah aktivitas diluar ruangan dan kontak antar individu. Alasan itu yang membuat kepala lab berinisiatif melakukan kegiatan pengenalan alat-alat yang biasa digunakan dalam praktikum di prodi Pendidikan Geografi.

Rapat Program Studi Pendidikan Geografi, Unkhair

Pelaksanaan rapat program studi kali ini bertujuan untuk membahas penyusunan RAB tahun 2023 mendatang. Rapat ini bertempat di ruang program studi pendidikan geografi dan berlangsung mulai pukul 10.00 WIT. kegiatan atau tema yang mendapat porsi anggaran terbesar adalah worskhop kurikulum, dan workshop penyusunan RPS. Menurut salah satu dosen pendidikan geografi “Dr. Rusman Rasyid, M.Pd.”, kegiatan tersebut bersifat fundamental dalam penyelengraaan perkuliahan maupun pelaksanaan tridharma perguruan tinggi secara umum. sifatnya yang fundamental maka fokus alokasi anggaran untuk kegiatan tersebut harus mendapat pos yang besar karena skalanya yang luas harus mengikutsertakan para pemangku kepentingan dan pengguna alumni juga menyita waktu dan tenaga. Kurikulum yang dihasilkan kedepan diharapan tidak hanya mengikuti standar KKNI melainkan juga dapat mengakomodir kepentingan seluruh pihak terutama mahasiswa, pungkasnya.

Rapat Perdana bersama Kepala Laboratorium Geografi

Rapat Perdana bersama Kepala Laboratorium Geografi, Tamrin Robo, S.Pd., M.Sc dan staf dosen pendidikan Geografi Universitas Khairun bertempat di laboratorium geografi. Agenda rapat membahas terkait penggunaan anggaran dan rancangan kegiatan. Menurut kepala laboratorium “Tamrin Robo, S.Pd., M.Sc” semua praktikum indoor  akan dilaksanakan di laboratorium geografi tentunya dengan prosedur yang akan disiapkan oleh laboran. Pembahasan lain adalah pengecekan ketersediaan alat serta status penggunaan alat sehingga memudahkan dosen untuk identikasi alat yang dapat digunakan.  Mengingat laboratorium hanya memiliki 1 tenaga bantu, kepala lab menghimbau agar semua dosen program studi pendidikan geografi turut membantu dalam pengelolaan kegiatan lab

Penyerahan Mahasiswa PPL 2 di SMA Kota Ternate oleh Dosen Pendidikan Geografi.

PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) merupakan muara dari semua kegiatan teori dan praktik bagi mahasiswa yang akan menyelesaikan studi diperguruan tinggi khususnya di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Pelaksanaan kegiatan PPL 2 di universitas khairun dilakukan selama kurang lebih 2 bulan. Penyelanggara kegiatan PPL ini terpusat 1 pintu oleh panitia PPL, jadi program studi dilibatkan dalam penyediaan sumberdaya manusia pendukung di lapangan sebagai dosen pendamping. Mahasiswa dibagi dalam kelompok kecil kemudian didistribusikan ke sekolah yang berada di Kota Ternate. Penyerahan mahasiswa ke sekolah tentunya di dampingi oleh dosen pendamping lapangan sebanyak 2 orang dalam 1 kelompok. Dosen pendamping lapangan yang berasal dari program studi pendidikan geografi diantaranya Syarifudin Adjam, S.Pd., M.Sc., (DPL SMAN 2 Kota Ternate), Tamrin Robo, S.Pd., M.Sc., (DPL SMAN 10 Kota Ternate), Endang Purwati, M.Pd., (DPL SMAN 4 Kota Ternate), dan Dr. Rusman Rasyid, M.Pd.

SMA Negeri 2 Kota Ternate
SMA Negeri 10 Kota Ternate